You are currently viewing Mewujudkan santri yang berprestasi dan berintegtasi melalui MAS ke-XVIII

Mewujudkan santri yang berprestasi dan berintegtasi melalui MAS ke-XVIII

Pondok pesantren Riyadlatul ‘Ulum melaksanakan Musabaqoh Akhirus Sanah (MAS) XVIII. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 16 hari sejak dibuka pada Selasa (05/07).

MAS XVIII dibuka oleh pengasuh pondok pesantren Riyadlatul ‘Ulum, Abah KH. Muhammad Mualim Ridwan dan dihadiri oleh Dewan asatidz dan seluruh santri.

Ketua pelaksana, Ust. M Ikhsan Nurrohman, S.Pd. menyampaikan bahwa MAS XVIII ini adalah sebagai ajang bagi para santri untuk berkompetisi secara sehat untuk menumbuhkan kembali identitas santri atau jati diri santri, “Demi terwujudnya santri yang berprestasi tanpa perpecahan, yakni santri yang berintegrasi untuk kemajuan bangsa, sesuai dengan tema yang diangkat pada MAS XVIII yaitu KRISPI, Kompetisi revitalisasi identitas santri berprestasi dan berintegrasi.”

Pada MAS tahun ini terdapat tujuh bidang musabaqoh yang kemudian dibagi menjadi 24 cabang perlombaan.

Bidang Qiroatul Kutub meliputi musabaqoh Kitab Safinatun Najah, Sulamut Taufiq, Fathul Qorib dan Fathul Muin.

Bidang Qiro’atul Qur’an meliputi Tilawatil quran, Tartil dan Syarhil Quran.

Bidang Muhafadzoh meliputi lomba Muhafadzoh kitab Sabrowi, Jurumiyah, Imrithi, dan Juz Amma.

Bidang LCT meliputi LCT Umum dan Nahwu Sorof.

Bidang Pidato meliputi Pidato bahasa Arab, Bahasa Inggris, Ceramah bahasa Indonesia dan ceramah bahasa Jawa.

Bidang lomba seni meliputi Qiroah Al Barzanji, Hadroh, dan drama islami.

Terakhir bidang Eksebisi meliputi Kaligrafi naskah, lalaran kitab Alfiyyah Ibnu Malik, hias asrama, dan kedisiplinan.

Pada acara pembukaan ini juga angkatan kelas tiga menyerahkan kenang-kenangan yang disampaikan secara simbolis oleh pembina angkatan, Ust. Hamdan Rosyid, S.Pd. kepada Ust. Ahmad Syahroni, S.Pd., plt. lurah putera PPRU.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan